Review Beast , saat manusia dan singa harus berhadapan

Beast adalah film bergenre thriller yang disutradarai oleh Baltasar Kormákur. Ia memang senang buat film bertemakan seperti ini, misalnya Everest (2015) , Adrift (2018) , serta prestasinya juga banyak dari penghargaan yang diterima dari jejeran festival-festival bergengsi seperti Locarno International Film Festival , Toronto International Film Festival, Berlin International Film Festival.

Beast saat ini sedang tayang di bioskop  dan film ini mendapat banyak komentar saat screening hingga tayang, dari para penontonnya sebagai film thriller yang membawa emosi penontonnya hingga puncak. Puncaknya adalah saat manusia dengan singa di hadapkan , lalu saling berkelahi

Trailernya adalah sebagai berikut :


Alur ceritanya dibuka dengan acara liburan sekeluarga , lalu berkembang manjdi teror demi teror, dikarenakan ulah singa atau yang disebut oleh penduduk lokal sebagai Setan. Setan ini berkeliaran menyerang penduduk dan membuat kerusakan dimana-mana.

Namun sesungguhnya ada pesan tersendiri dari sang sutradara Baltasar Kormákur , yang menitipkan pesan tentang kekejaman para pemburu hewan di Afrika. Ini merusak keseimbangan , sehingga tidaklah menjadi sesuatu hal yang luar biasa juga , jika timbul anomali yaitu singa yang menjelma menjadi Setan.

Namun penggambaran adegan demi adegannya , memang berhasil menggiring penonton untuk merasa terlibat secara emosi dengan para pemainnya. Terlebih lagi akting dari dua gadis remaja Iyana Halley sebagai Meredith Samuels dan  Leah Sava Jeffries sebagai Norah Samuels , membawa rasa kengerian tersendiri.

Idris Elba sebagai Dr. Nate Samuels , juga tampil heroik , terutama di adegan terakhir film saat Nate harus berhadapan secara langsung dengan Setan.

beast

Selain pesan, disertai adegan-adegan seru dan menggugah emosi , penonton juga disuguhi dengan pemandangan alam Afrika Selatan yang unik dan juga pengetahuan mengenai kehidupan singa di alam bebas , sehingga ini menarik untuk ditonton di layar lebar dengan sound system yang bagus , demi kepuasan menonton film.  Drama keluarga pun juga termuat dengan pas, tidak cengeng dan bertele-tele, namun secara narasi menyajikan alasan mengapa keluarga ini perlu datang ke Afrika Selatan , yaitu untuk mengunjungi lokasi tempat Dr. Nate berjumpa dengan isterinya yang saat ini telah tiada. (cinemags)