House of the Dragon hadir menemani penonton Indonesia mulai hari ini

House of the Dragon adalah prekuel Game of Thrones yang ditunggu-tunggu. Alur cerita dalam serial ini didasari atas novel karya George R. R. Martin’s Fire
& Blood.  Alur waktu dalam cerita adalah
sekitar 200 tahun sebelum peristiwa yang terjadi di Game of Thrones, ini adalah kisah House of Targaryen yang luar biasa dan penuh gejolak.

Episode debut House of the Dragon mengudara di HBO GO pada hari Senin, 22 Agustus 

Musim pertama akan berjalan selama 10 episode, tayang perdana setiap minggu sepanjang bulan September dan Oktober. Anda dapat menemukan House of the Dragon di HBO, serta streaming di HBO Max.

Episode akan berlangsung sekitar satu jam, dengan final akan ditayangkan pada 23 Oktober. Jika tidak ada cukup permusuhan yang terjadi di House of the Dragon saja, seri fantasi juga akan bersaing untuk mendapatkan perhatian dengan Amazon’s The Rings of Power, yang tayang perdana pada 2 September 2022

Baca juga :

Seri prekuel akan fokus pada nenek moyang Daenerys Targaryen dan merinci perang saudara berdarah di puncak zaman naga. Meskipun House Stark, Lannister, dan Baratheon mendominasi Game of Thrones, House of the Dragon terutama akan menceritakan mengenai urusan keluarga Targaryen.

 

Disinyalir bahwa HBO menghabiskan sekitar $ 20 juta per episode untuk memproduksi musim pertama, jadi inilah harapan bahwa pertempuran naga ini adalah tontonan yang akan menyaingi ketinggian seri aslinya.

Cinemags sendiri menggambarkan alur cerita serial House of Dragon ini mirip gaya dan alur cerita nya dengan Game of Thrones. Para penggemar serial ini akan menemukan hal-hal yang menyerupai serial pendahulunya, sehingga akn dengan mudah merasa senang dan menyukai tayangan ini.  Akan banyak hal kolot muncul dan kembali ini berkaitan dengan perebutan kekuasaan, disertai intrik dan misteri yang menyelimutinya.

Kembali dalam serial ini masalah patriaki menjadi unsur utama dalam masalah keluarga yang memulai keributan dalam keluarga dan berujung pada perebutan kekuasan , namun ini pulalah yang sebenarnya menjadi pondasi untuk Game of Thrones. Sayangnya hingga akhir episode yang telah disediakan untuk screening, Cinemags masih belum menemukan benang merah yang kuat, untuk mendukung House of Dragon sebagai prekuel dari Game of Thrones. Masih terasa ada beberapa hal yang tak terjelaskan. Namun bagaimanapun Ini merupakan serial yang menyenangkan untuk ditonton kembali bersama-sama teman-teman, sambil bernostalgia bersama