Elvis , film drama musikal ungkap eksploitasi manusia

Elvis adalah salah satu film drama musikal yang dinanti-nanti, terutama setelah viral kabar mengenai pemberian “standing ovation” di Festival Film Cannes selama 12 menit

 

Film Elvis mengisahkan kehidupan dan karir penyanyi dan aktor Elvis Presley (diperankan oleh Austin Butler), dari masa kecilnya hingga menjadi bintang rock and roll dan bintang film, serta hubungannya yang rumit dengan manajernya, Kolonel Tom Parker (diperankan oleh Tom Hanks).

 

Cinemags sendiri saat menyaksikan film Elvis menangkap beberapa hal , yaitu:

1.Saat audisi , Austin Butler menyanyikan sendiri dengan gaya Elvis lagu yang melambungkannya , berjudul That’s All Right Mama. Lagu ini merupakan salah satu lagu yang memperkenalkan Elvis kepada para penggemarnya

 

@cinemags Simak lantunan suara merdu Austin Butler yang mengantar potret meriahnya gala premiere film #Elvis ♬ original sound – Cinemags

2.   Baz Luhrmann, sendiri menyampaikan bahwa membuat film ini dikarenakan Elvis memiliki kehidupan yang luar biasa , menggambarkan kehidupan di Amerika di tahun , 50,60 dan 70 an , serta hubungan antara Elvis dan manager nya juga menarik untuk diceritakan karena ini mengenai kerjasama, bisnis serta juga eksploitasi . Ini merupakan ide yang dirasakan tepat untuk  menceritakan kembali mengenai peristiwa ini di masa saat ini.

 

3. Karakter Elvis ini seolah telah menyatu ke dalam diri Austin Butler.

Austin pun  menyampaikan bahwa ia  berusaha memerankan terbaik karakter Elvis ini dengan berupaya memasuki kehidupannya, yaitu saat ia menjadi dirinya sendiri. Misalnya saat berada seorang diri , saat ia terbangun di pagi hari setelah melakukan pertunjukan semalam , dan ia mendapatkan bahwa Elvis merupakan sosk karakter  yang sensitif dan juga spritual.

Baca Juga :  Film Ngeri Ngeri Sedap Tayang Perdana 2 Juni 2022

 

Austin juga merasakan ketakutan akan tanggung jawabnya untuk menghidupkan karakter luar biasa ini, sempat pula takut mengecewakan keluarga serta para penggemar Elvis di seluruh dunia. Ini ia rasakan pula ada pada diri Elvis, di mana hampir pada seluruh usia nya memiliki rasa ketakutan akan ketidakpastian hidupnya. Pengetahuan ini membuatnya lebih mudah memahami karakter yang ia perankan.

 

(bersambung)